Metode Yang Digunakan | Dak Lantai Keraton

Februari 1, 2009 pukul 3:23 am | Ditulis dalam Tentang Dak Lantai | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

metode teknik efisiensi dalam konstruksi pelat rusuk

Prinsip teknologi pelat rusuk
metoda tehnik efisiensi dalam penciptaan konstruksi pelat rusuk adalah melalui pengurangan beban/bobot diri sebagai upaya pengoptimalisasi daya guna kekuatan beton yang digunakan (K175, K225, Ataukah K300). Pengurangan beban dan bobot diri dilakukan melalui penciptaan design rongga-rongga serta pembentukan rusuk-rusuk beton dalam bentuk unggul seperti bentuk T.I C atau U, tanpa mengurangi kekuatan strukturnya. Pembentukan rongga-rongga dilakukan dengan mencetak (pada tahap awal) bata/keramik berdesign khusus seperti di atas (berongga tetapi berkekuatan dan strandart tertentu) melalui fabrikasi cetak pada suhu tinggi. proses fabrikasi tidak boleh dilakukan tanpa pengawasan yang ketat oleh badan pengawas standarisasi bahan bangunan untuk keselamatan umum.

Adanya rongga-rongga tidak mempengaruhi kekuatan pelat lantai secara keseluruhannya, akan tetapi akan meningkatkan daya dukungnya. sehingga lebih tinggi dibandingkan pelat beton biasa. ini dimungkinkan kerena yang bekerja kemudian adalah rusuk beton berbentuk khusus (T, U, C atau I) yang dicetak ketika pengecoran tahap awal tadi tentuk saja setelah rusuk diisi, dengan adanya rongga-rongga maka beban/bobot diri pelat rusuk akan berkurang drastis dibandingkan beton masiv, sehingga kekuatannya akan lebih tinggi dari pelat beton cor biasa yang terbebani oleh bobot pelat beton masiv itu sendiri. di samping ini, dalam penghitungan kebutuhan akan besi beton menurut bobot diri, bobot mati dan beban hidup atau beban rencana, maka didapatkan efisiensi besi beton, yaitu cukup dengan 50%nya saja. ini dimungkinkan karena pembesian cukup dilakukan searah saja, sehingga tehnik ini juga disebut sebagai pelat satu arah atau onway slab.
keuntungan lain dari sistem palat rusuk adalah penghematan volume pengecoran beton (hanya 40% dari pelat beton biasa), karena yang dicor hanya rusuk-rusuknya saja. disamping itu, bobot diri yang rendah memungkinkan struktur penunjang seperti kolom dan pondasi di bawahnya untuk diperkecil sehingga secara keseluruhan efisiensi yang dilakukan menjadi cukup besar. oleh karenanya, sistem pelat rusuk ini perlu untuk dperhitungkan untuk dimasyarakatkan guna pembangunan bahan struktur dan konstruksi indonesia.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: